Sempat Terendam Banjir, Jalur Muara Teweh–Puruk Cahu Km 23 Kini Kembali Lancar

Siap diputar

BERKAH KALTENG, MUARA TEWEH – Ruas jalan penghubung Muara Teweh–Puruk Cahu Kilometer 23 di Desa Nihan Hilir, Kabupaten Barito Utara, yang sebelumnya terendam banjir akibat luapan Sungai Rapen, kini telah kembali normal dan bisa dilalui kendaraan.

Banjir yang sempat menggenangi badan jalan tersebut sebelumnya menghambat arus lalu lintas dan aktivitas masyarakat. Namun, setelah air berangsur surut, akses transportasi kini kembali terbuka.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Pusdalops BPBD Barito Utara telah melakukan kaji cepat di lokasi untuk memastikan kondisi terkini. Hasil pemantauan menunjukkan genangan air telah surut sepenuhnya, sehingga jalur dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Kepala BPBD Barito Utara melalui Kabid Darurat dan Logistik, Rizali Hadi, menyampaikan bahwa kondisi jalan saat ini sudah aman digunakan.

“Air sudah surut dan jalan kembali normal, sehingga masyarakat sudah bisa melintas seperti biasa,” ujarnya.

Meski demikian, kawasan tersebut diketahui menjadi salah satu titik rawan banjir ketika debit air Sungai Rapen meningkat, sehingga membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah.

Anggota DPRD Barito Utara, H Tajeri, mengatakan setiap kejadian banjir di lokasi tersebut telah dilaporkan kepada pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Tengah.

Ia berharap adanya penanganan permanen dari Kementerian PUPR agar permasalahan banjir di jalur tersebut tidak terus berulang.

“Harus ada solusi jangka panjang supaya jalur ini tidak lagi terdampak banjir saat musim hujan atau air sungai meluap,” katanya, Selasa (7/4/2026).

Sementara itu, Camat Lahei Barat, Adi Suwarman, mengungkapkan rasa syukur atas surutnya banjir yang sempat mengganggu mobilitas warga.

Ia menegaskan bahwa jalur tersebut merupakan akses vital bagi masyarakat, sehingga normalnya kembali kondisi jalan sangat membantu kelancaran aktivitas sehari-hari.

“Sekarang akses sudah lancar kembali dan aktivitas masyarakat berangsur normal,” ujarnya.

Dengan pulihnya kondisi jalan, diharapkan mobilitas warga dan distribusi logistik antarwilayah kembali berjalan optimal. Pemerintah juga diharapkan dapat mengambil langkah antisipatif guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Back to top button
Close

Dukungan Anda Dibutuhkan 🙏

Kami mendeteksi Anda menggunakan AdBlock. Website ini dapat berjalan secara gratis karena dukungan dari iklan. Mohon bantu kami dengan menonaktifkan AdBlock agar kami bisa terus menyajikan berita terbaru dan terpercaya untuk Anda. Terima kasih atas dukungan Anda 🙏