PALANGKA RAYA – Upaya meningkatkan kesiapsiagaan terus dilakukan Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) Kamboja Palangka Raya melalui latihan penggunaan mesin pompa air berkapasitas besar, Selasa (7/4/2026).
Latihan yang digelar di kawasan Jalan Temanggung Tilung ini difokuskan pada penguasaan teknis peralatan, khususnya pompa air yang kerap digunakan dalam penanganan kebakaran skala sedang hingga besar.
Instruktur kegiatan, Sucipto, menjelaskan bahwa kemampuan mengoperasikan alat menjadi hal krusial dalam situasi darurat.
-
Rapat Pleno IV MD KAHMI Palangka Raya Hasilkan Kepemimpinan BaruMinggu, 17 Mei 2026
“Personel harus terbiasa menggunakan peralatan di lapangan, agar saat terjadi kebakaran bisa langsung bekerja tanpa kendala,” ujarnya.
Dalam latihan tersebut, anggota dilatih mulai dari proses persiapan alat, pengambilan sumber air, hingga teknik penyemprotan yang efektif.
Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat koordinasi antaranggota saat bekerja di lapangan.
Sucipto menegaskan, kesiapan personel dan peralatan merupakan faktor utama dalam menekan dampak kebakaran.

“Kalau anggota sudah terlatih dan peralatan siap, penanganan bisa lebih cepat dan risiko bisa diminimalkan,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya latihan rutin sebagai bentuk komitmen relawan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Dengan adanya kegiatan ini, BPK Kamboja diharapkan semakin sigap dan profesional dalam menjalankan tugas, serta mampu merespons setiap kejadian kebakaran dengan cepat dan tepat di wilayah Palangka Raya.













